Indonesiapulse.com

PT. Dua Samudera Perkasa Milik Haji Isam Miliki 15,59% Saham TEBE

Indonesiapulse, Jakarta – Saham PT Tunas Baru Lampung Tbk (TEBE) mencatatkan Auto Rejection Atas (ARA) pada perdagangan 12 Maret 2025. Kenaikan signifikan ini beriringan dengan perubahan komposisi pemegang saham, di mana PT Dua Samudera Perkasa Milik Haji Isam resmi menjadi pemegang saham baru dengan kepemilikan di atas 5 persen.

PT. Dua Samudera Perkasa mulai mengakuisisi saham TEBE sejak awal Maret 2025 dalam tiga tahap. Hingga 7 Maret 2025, perusahaan ini telah menggenggam 200,33 juta lembar saham atau setara 15,59 persen kepemilikan dengan harga rata-rata pembelian sekitar Rp500 per saham. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa aksi korporasi ini dilakukan untuk tujuan investasi.

PT. Dua Samudera Perkasa merupakan bagian dari Grup Jhonlin, perusahaan yang bergerak di sektor pengelolaan pelabuhan untuk distribusi hasil tambang, stockpile, dan crusher. Grup ini dimiliki oleh konglomerat asal Kalimantan Selatan, Haji Isam, yang juga merupakan pemegang saham emiten PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR).

Masuknya PT. Dua Samudera Perkasa dalam kepemilikan saham TEBE berdampak pada penurunan tingkat free float perseroan dari 32,7 persen menjadi 20,56 persen. Dengan berkurangnya jumlah saham yang beredar di pasar, suplai saham menjadi lebih terbatas, sehingga potensi kenaikan harga semakin besar jika permintaan terus meningkat.

TEBE sendiri merupakan emiten yang bergerak di bidang jasa infrastruktur pendukung batu bara, pengelolaan pelabuhan penumpang dan barang, serta perdagangan bahan bakar. Bisnis ini memiliki kesamaan dengan PT. Dua Samudera Perkasa, sehingga aksi investasi ini dinilai sebagai langkah ekspansi perusahaan dalam menambah asetnya, meskipun belum tentu mengarah pada akuisisi mayoritas.

Kinerja keuangan TEBE tengah mengalami normalisasi setelah periode booming batu bara berakhir pada 2023, yang menyebabkan tren pendapatan dan laba bersih perseroan menurun. Untuk kembali mendorong pertumbuhan bisnis, manajemen TEBE berencana melakukan beberapa ekspansi, termasuk akuisisi tambang pasir silika, masuk ke bisnis biodiesel, carbon credit, serta mengubah perizinan pelabuhan agar dapat melayani berbagai komoditas seperti CPO, semen, dan kontainer besar.

Kehadiran PT. Dua Samudera Perkasa sebagai pemegang saham baru dapat memperkuat sinergi bisnis, terutama dalam penggunaan layanan pengiriman CPO hingga biodiesel melalui pelabuhan TEBE. Dengan adanya potensi kerja sama ini, prospek bisnis TEBE ke depan semakin menarik bagi para investor.

admin

Tags

Leave a Comment