Indonesiapulse.com

Kejaksaan Negeri Kotabaru Sosialisasikan Program Jaga Desa untuk Pengelolaan Anggaran Desa yang Lebih Baik

Indonesiapulse, Kotabaru – Kejaksaan Negeri Kabupaten Kotabaru melalui Kepala Subseksi Intelijen (Kasubsi Intelijen) Mufti Mukarromi, SH, dan staf Intelijen Muhammad Noor Fauzi, SH, melakukan sosialisasi mengenai program “Jaga Desa” atau Jaksa Garda Desa Selasa (10/01) melalui siaran langsung di kanal YouTube LPPL Radio Gema Saija-an.

Dalam talkshow yang digelar di ruang siaran LPPL Radio Gema Saija-an, Mufti Mukarromi menjelaskan bahwa “Jaga Desa” merupakan program yang diarahkan langsung oleh Kejaksaan Agung RI untuk mendekatkan jaksa kepada masyarakat, khususnya Kepala Desa, dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai hukum dan peraturan terkait pengelolaan anggaran dana desa.

Mufti juga menambahkan bahwa Kejaksaan Negeri Kotabaru memiliki beberapa bidang, di antaranya Bidang Pidana Umum, Pidana Khusus, Intelijen, dan Data Umum (Datum). “Program Jaga Desa dimulai dari sebuah aplikasi yang berfungsi untuk membantu pengelolaan dana desa, inventarisasi cagar alam, dan hal-hal terkait lainnya,” jelas Mufti.

Lebih lanjut, Mufti juga menyebutkan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat desa serta meminimalkan perilaku melawan hukum. Ia mengungkapkan bahwa Kejaksaan Negeri Kotabaru berupaya untuk membangun kesadaran hukum guna mendukung penegakan hukum di daerah.

Muhammad Noor Fauzi, Staf Intelijen Kejari Kotabaru, juga memberikan informasi terkait implementasi aplikasi “Jaga Desa” yang sudah diluncurkan. Fauzi menyampaikan bahwa dua desa di Kotabaru, yakni Desa Dirgahayu dan Desa Semayap yang terletak di Kecamatan Pulau Laut Utara, sudah mulai menginput data dan dapat dijadikan percontohan untuk desa-desa lainnya.

Mufti Mukarromi menambahkan bahwa langkah-langkah preventif yang dilakukan Kejaksaan, khususnya di bidang intelijen, termasuk penyuluhan dan penerangan hukum, bertujuan untuk mengurangi praktik korupsi di tingkat desa sebelum adanya program “Jaga Desa.”

Di akhir acara, Kasubsi Intelijen berharap masyarakat dapat memaksimalkan penggunaan aplikasi “Jaga Desa” untuk memastikan pengelolaan keuangan desa yang lebih aman dan transparan. “Mari bersama-sama mengoptimalkan penggunaan layanan Jaga Desa agar setiap desa memiliki jaringan pengaman dalam mengelola anggaran desa,” tutupnya.

admin

Tags

Leave a Comment