Indonesiapulse.com

Program Swasembada Pangan Jagung di Kotabaru Mulai Tunjukkan Hasil Positif

Indonesiapulse, Kotabaru – Program penanaman jagung sebagai bagian dari upaya Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Kotabaru mulai menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Di Kecamatan Hampang, sekitar 15 hektar lahan yang telah ditanami jagung pada 21 Januari 2025 kini sudah memasuki tahap pemupukan.

Taryo, Ketua Kelompok Tani Rukun Makmur di Desa Peramasan, menjelaskan bahwa pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk subsidi jenis Urea dan Phonska dengan perbandingan 2:1. “Pemupukan ini dilakukan setelah masa tanam serentak pada 21 Januari lalu. Dengan pola pemupukan yang tepat, kami berharap tanaman jagung tumbuh subur dan sehat, sehingga target panen bisa tercapai secara optimal,” ujar Taryo pada Sabtu (8/2/2025).

Taryo juga mengungkapkan rasa syukurnya karena melalui program nasional, mendapatkan pupuk subsidi kini jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya, ketika keluhan terkait kesulitan memperoleh pupuk banyak terdengar.

Kapolsek Hampang, Iptu Cuncun Subartono, menambahkan bahwa pemupukan akan dilaksanakan selama empat hari sesuai dengan luas lahan yang telah ditanami. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan tanaman jagung yang dikelola oleh Kelompok Tani Rukun Makmur, mulai dari tahap pemupukan hingga proses panen dan pemasaran hasilnya.

Di tempat terpisah, Kapolsek Pulau Laut Timur, AKP Moersani, menginformasikan bahwa penanaman jagung juga telah dilakukan di lahan seluas dua hektar yang berada di kawasan perkebunan kelapa sawit. Lahan tersebut terletak di Divisi 2, Laut Timur Estate (LTE), yang termasuk dalam wilayah Desa Sejakah, Kecamatan Pulau Laut Timur.

“Kerjasama yang terjalin antara Polri, Kementerian Pertanian, dan perusahaan kelapa sawit setempat sangat baik, dan ini mendukung target penanaman sejuta hektar jagung di Indonesia,” ungkap Moersani. Ia juga menambahkan bahwa selain penanaman jagung, proses land clearing juga sedang berlangsung di lahan seluas delapan hektar dari total lahan yang direncanakan seluas 50 hektar.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan sektor swasta, diharapkan program swasembada pangan jagung ini dapat mempercepat pencapaian ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan para petani di daerah tersebut.

admin

Tags

Leave a Comment